Pohon beringin merupakan salah satu pohon yang paling dikenal di Indonesia. Keberadaannya sering dikaitkan dengan kesan angker, sakral, hingga simbol kekuatan dan perlindungan. Namun, di balik citra mistisnya, pohon beringin menyimpan banyak fakta ilmiah, ekologis, dan filosofis yang jarang diketahui oleh masyarakat luas. Artikel ini akan mengulas berbagai sisi menarik dari pohon beringin yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.
1. Pohon Beringin Termasuk Salah Satu Pohon Terbesar di Dunia
Beringin (Ficus benghalensis dan beberapa spesies Ficus lainnya) dikenal sebagai pohon dengan kanopi terluas di dunia. Tidak hanya tumbuh ke atas, beringin juga tumbuh ke samping melalui akar gantung yang menjulur dari cabang-cabangnya. Ketika akar ini menyentuh tanah, ia akan mengeras dan berubah menjadi batang baru.
Karena proses ini, satu pohon beringin bisa tampak seperti sebuah hutan kecil. Bahkan, ada pohon beringin di India yang menutupi area lebih dari beberapa hektar dan dianggap sebagai satu organisme tunggal meskipun memiliki ratusan batang.
2. Akar Gantungnya Memiliki Fungsi Unik
Akar gantung bukan hanya ciri khas visual, tetapi juga memiliki fungsi penting. Akar ini membantu menopang cabang yang berat, menyerap kelembapan udara, serta memperluas jangkauan nutrisi pohon.
Dalam kondisi lingkungan tertentu, akar gantung juga membantu pohon bertahan dari angin kencang dan erosi tanah. Karena itulah, beringin sering tumbuh sangat kokoh dan mampu hidup selama ratusan tahun.
3. Pohon Beringin Bisa Hidup Sangat Lama
Beringin termasuk pohon berumur panjang. Beberapa spesies diketahui dapat hidup ratusan hingga ribuan tahun. Umurnya yang panjang menjadikan beringin sering diasosiasikan dengan kebijaksanaan, keabadian, dan kesinambungan hidup.
Di banyak kebudayaan Asia, pohon beringin dianggap sebagai saksi sejarah karena telah “menyaksikan” perubahan zaman, peradaban, dan kehidupan manusia di sekitarnya.
4. Menjadi Rumah bagi Ribuan Makhluk Hidup
Satu pohon beringin dapat menjadi ekosistem kecil. Burung, kelelawar, serangga, reptil, dan berbagai mikroorganisme hidup dan bergantung pada pohon ini. Buah beringin menjadi sumber makanan penting bagi banyak hewan, terutama burung dan kelelawar pemakan buah.
Menariknya, beberapa spesies tawon kecil memiliki hubungan simbiosis khusus dengan pohon beringin. Mereka membantu penyerbukan bunga beringin, sementara pohon menyediakan tempat hidup bagi mereka.
Baca Juga :
5. Memiliki Peran Besar dalam Menjaga Lingkungan
Pohon beringin memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar karena ukuran dan luas daunnya. Hal ini menjadikannya sangat penting dalam menjaga kualitas udara dan mengurangi efek pemanasan global.
Selain itu, sistem perakarannya membantu menahan tanah dan mencegah erosi, terutama di daerah yang rawan longsor atau dekat sumber air.
6. Sering Dianggap Sakral di Berbagai Budaya
Di Indonesia, pohon beringin sering dianggap keramat dan dikaitkan dengan dunia spiritual. Banyak masyarakat percaya bahwa beringin adalah tempat bersemayamnya makhluk halus atau penjaga alam.
Di luar Indonesia, pohon beringin juga memiliki makna spiritual. Dalam tradisi Hindu dan Buddha, beringin melambangkan pencerahan, perlindungan, dan kehidupan abadi. Bahkan, pohon Bodhi—tempat Siddhartha Gautama mencapai pencerahan—masih satu keluarga dengan beringin.
7. Simbol Persatuan dan Perlindungan
Di Indonesia, pohon beringin dijadikan lambang persatuan. Hal ini bukan tanpa alasan. Akar dan cabangnya yang banyak namun menyatu dalam satu batang utama melambangkan keberagaman yang hidup dalam satu kesatuan.
Karakter ini juga mencerminkan fungsi sosial beringin di masa lalu, di mana pohon ini sering dijadikan tempat berkumpul, bermusyawarah, dan berteduh oleh masyarakat.
8. Bisa Tumbuh di Lingkungan Ekstrem
Beringin dikenal sebagai pohon yang sangat adaptif. Ia dapat tumbuh di tanah berbatu, dekat sungai, bahkan di celah bangunan tua. Beberapa jenis beringin bahkan memulai hidupnya sebagai epifit—menumpang pada pohon lain sebelum akhirnya tumbuh mandiri.
Kemampuan adaptasi inilah yang membuat beringin sering dianggap sebagai simbol ketahanan dan daya juang.
9. Digunakan dalam Pengobatan Tradisional
Bagian-bagian pohon beringin seperti daun, kulit batang, dan akar telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Beberapa manfaat yang dipercaya antara lain untuk mengatasi peradangan, luka, dan gangguan pencernaan.
Meski demikian, penggunaan medis tetap perlu kehati-hatian dan tidak menggantikan pengobatan modern tanpa pengawasan ahli.
10. Pohon Beringin sebagai Penanda Sejarah dan Wilayah
Di banyak daerah, pohon beringin dijadikan penanda desa, pusat kota, atau tempat penting lainnya. Tidak jarang, nama suatu daerah berasal dari keberadaan pohon beringin yang tumbuh di wilayah tersebut.
Keberadaan beringin sering menjadi saksi bisu peristiwa sejarah, mulai dari pertemuan adat hingga perjuangan kemerdekaan.
Penutup
Pohon beringin bukan sekadar pohon besar yang tampak angker atau mistis. Ia adalah simbol kehidupan, ketahanan, kebijaksanaan, dan keseimbangan alam. Dengan peran ekologis, sosial, dan budaya yang sangat besar, pohon beringin layak mendapatkan perhatian dan perlindungan.
Memahami fakta-fakta menarik tentang pohon beringin membuat kita semakin sadar bahwa alam menyimpan banyak pelajaran berharga—jika kita mau belajar dan menghargainya.
Reviewed by Yoyon Oke
on
Desember 29, 2025
Rating:
LC Plastik











Tidak ada komentar: